December 26, 2010

Taegeuk 1 - 8 "Taekwondo"


Taekwondo, olahraga beladiri asal Korea. Di Indonesia jenis beladiri sudah sangat banyak peminatnya.  
Dalam bahasa Korea, hanja untuk Tae berarti "menendang atau menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti "tinju"; dan Do berarti "jalan" atau "seni". Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan dengan bebas sebagai "seni tangan dan kaki" atau "jalan" atau "cara kaki dan kepalan". 

Meskipun ada banyak perbedaan doktriner dan teknik di antara berbagai organisasi taekwondo, seni ini pada umumnya menekankan tendangan yang dilakukan dari suatu sikap bergerak, dengan menggunakan daya jangkau dan kekuatan kaki yang lebih besar untuk melumpuhlan lawan dari kejauhan. 
Dalam suatu pertandingan, tendangan berputar, 45 derajat, depan, kapak dan samping adalah yang paling banyak dipergunakan; tendangan yang dilakukan mencakup tendangan melompat, berputar, skip dan menjatuhkan, seringkali dalam bentuk kombinasi beberapa tendangan, tetapi pada umumnya tidak menekankan grappling (pergulatan).

Tiga materi dalam latihan
  1. Poomsae (rangkaian jurus) >> rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi timur yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea. (gerakan ini dipake untuk ujian kenaikan sabuk, dari putih sampe merah, untuk merah ke hitam plus kyoruki)
  2. Kyukpa (teknik pemecahan benda keras) >> latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting, dan lain-lain. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan, sabetan, bahkan tusukan jari tangan. (mampus lu, pake jari??)
  3. Kyoruki (pertarungan) >> latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan diri. (ini yang paling mantep)

Filosofi sabuk pada Tae Kwon Do

  • Putih melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan. Di sini para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1
  • Kuning melambangkan bumi,disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.Mempelajari gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu. (mempelajari taeguk 1 : Taegeuk Il Jang)

  • Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2 : I Jang). Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu. (mempelajari taeguk 3 : Sam Jang)

  • Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 4 : Sa Jang). Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu. (mempelajari taeguk 5 : O Jang)

  • Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6 : Yuk Jang). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip satu (mempelajari taeguk 7 : Chil Jang) dan merah strip dua (mempelajari taeguk 8 : Pal Jang) dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkaran di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.


  • Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga melambangkan alam semesta. 

No comments:

Post a Comment

  • Loading...

    Translate This Site

    English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

    Twitter Updates

    Download Links

    Visitors

    Facebook Badge

    Alexa Rank