December 24, 2010

Manusia dan Lingkungan

Tugas Mata Kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar

BAB VIII
MANUSIA DAN LINGKUNGAN

A.     Hakikat Manusia dalam Lingkungan
Kajian mengenai manusia begitu kompleks karena dalam kehidupan sehari-hari manusia juga berhubungan erat dengan lingkungan alam. Secara umum lingkungan dibagi menjadi:
a.       Lingkungan Biotik
b.      Lingkungan Abiotik
c.       Lingkungan Alam
d.      Lingkungan Sosial
e.       Lingkungan Budaya
Meskipun telah dibentuk nilai-nilai dan norma dalam kehidupan bermasyarakat yang semakin kompleks dan pesatnya pembangunan, namun permasalahan sosial dalam kehidupan masyarakat tetap saja terjadi. Dimana permasalahan sosial tersebut dapat merusak keserasian hubungan antara manusia dan llingkungannya, baik lingkungan sosial budaya maupun lingkungan alam.
Adapun contoh-contoh permasalahan sosial sebagai berikut:
a.       Berkembangnya konflik dengan atau tanpa kekerasan yang disebabkan oleh berbagai hal
b.      Ketidakmerataan akses sosial dan ekonomi
c.       Meningkatnya jumlah pengangguran
d.      Meningkatnya angka kemiskinan
e.       Meningkatnya ketimpangan/kesenjangan sosial ekonomi
f.       Ketimpangan atau kesenjangan akses pengelolaan sumber daya
g.       Meningkatnya gaya hidup
h.      Kurangnya perlindungan dan penghormatan pada hak-hak masyarakat local/tradisional
i.        Kurangnya perlindungan dan penghormatan pada modal sosial
j.        Perubahan nilai
k.      Meningkatnya jumlah anggota masyarakat rentan
l.        Memudarnya masyarakat adat
m.    Distribusi atau persebaran penduduk yang tidak merata
n.      Perubahan dinamika penduduk
o.      Masalah kesehatan
p.      Pengrusakan dan pencemaran lingkungan
Manusia sangat berperan dalam lingkungannya, adapun beberapa peran manusia dalam lingkungannya dipaparkan berikut ini:
a.       Manusia sebagai makhluk yang dominan secara ekologi
b.      Manusia sebagai makhluk pembuat alat
c.       Manusia sebagai makhluk perampok
d.      Manusia sebagai makhluk penyebab evolusi
e.       Manusia sebagai makhluk pengotor
Secara Psikologis Sosial, hubungan antara manusia dan lingkungan terbagi tiga, yaitu manusia menerima lingkungan, menolak lingkungan, dan netral terhadap lingkungan. Guna memenuhi kebutuhan hidup maka manusia memerlukan lingkungan sosial karena manusia perlu berinteraksi antara sesamanya.

B.     Pengertian Demografi dan Problematikanya dalam Meningkatkan Kesejahteraan Hidup Manusia
Demografi adalah ilmu tentang kependudukan yang kajiannya cukup penting untuk dipelajari karena semakin pesatnya pertambahan dan pertumbuhan penduduk. Pertambahan dan pertumbuhan penduduk akan berpengaruh terhadap lingkunan alam, sosial budaya. Hal ini secara otomatis akan berpengaruh terhadap ketersediaan pangan karena manusia membutuhkan bahan makanan untuk mempertahankan kehidupannya. Fertilitas, mortalitas dan migrasi.
Adapun wawasan kajian demografi meliputi jumlah, susunan (komposisi) dan penyebaran penduduk yang diamati. Beberapa tokoh dunia yang pernah mengemukakan teori kependudukan adalah:
·         John Grount, disebut-sebut sebagai bapak demografi
·         Ibnu Khaldun, filsuf islam yang memberikan pendapat tentang masalah kependudukan
·         Plato dan Aristoteles
·         Thomas Robert Malthus, yang pertama kali membahas masalah kependudukan dengan data

C.     Pertambahan dan Pertumbuhan Penduduk
1.      Hakekat Pertambahan dan Pertumbuhan Penduduk
Ditinjau dari segi demografis, ada beberapa periode pertumbuhan yang dialami oleh penduduk, yaitu:
a.       Periode pertama, yaitu periode static yang berjalan perlahan-lahan
b.      Tingkat kematian mulai turun karena perbaikan gizi, kesehatan dan penduduk sampai ke periode pertumbuhan yang cepat, sedangkan angka kelahiran tetap tinggi
c.       Tingkat pertumbuhan mulai menurun
d.      Tingkat penduduk stasioner, angka kematian stabil tetapi tingkat kelahiran menurun 
2.      Fertilitas, Mortalitas, dan Migrasi
a.Fertilitas (Kelahiran) dan Mortalitas (Kematian)
Peranan dan pengaruh pada faktor-faktor fertilitas terhadap pertumbuhan penduduk:
                                                                                i.            Pandangan dan sikap terhadap arti dari adanya anak, banyaknya, jenis kelamin, serta urutannya
                                                                              ii.            Pandangan sikap terhadap pengendalian jumlah anak yang perlu dilahirkan
                                                                            iii.            Kedudukan dan tingkat keterikatan terhadap nilai-nilai sosial budaya yang saling terkait dengan arti dari suatu kelahiran
                                                                            iv.            Kemampuan fisik dan biologis untuk dapat melahirkan anak
b.Migrasi (Perpindahan Penduduk)
Ada dua teori migrasi yang dikemukakan yaitu teori gravitasi dan teori dorong-tarik.
                                                                                i.            Teori Gravitasi
Diuraikan oleh Ravenstain, diantaranya:
·         Semakin jauh jarak semakin berkurang volume migran, disebut juga distancedecay
·         Setiap arus migrant yang benar akan menimbulkan arus balik sebagai gantinya
·         Migrant disebabkan oleh adanya perbedaan desa dengan kota
·         Perempuan cenderung melakukan migrasi ke daerah yang dekat-dekat letaknya
·         Kemajuan teknologi akan meningkatkan intensitas migrasi
·         Motif utama migrasi adalah ekonomi
                                                                              ii.            Teori Dorong-Tarik
Dikemukakan oleh Everett, antara lain:
·         Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal
·         Faktor-faktor yang terdapat di daerah tujuan
·         Faktor-faktor rintangan
·         Faktor pribadi

D.     Analisis Dampak Lingkungan dan Analisis Risiko Lingkungan
Pada kenyataannya pembangunan tersebut tidak hanya menimbulkan efek positif tapi juga dampak negative. Beberapa dampak negatif yang dapat ditimbulkan diantaranya:
a. Tercemarnya lingkungan oleh limbah industri dan transportasi          
b.Rusaknya habitat tumbuh-tumbuhan
c. Punahnya spesies hewan
d.Menurunnya nilai estetika lingkungan alam
Beberapa contoh kasus akibat kerusakan lingkungan yang berakibat terhadap hewan dan manusia, yaitu:
a.       Tahun 1962 di Amerika Serikat, munculnya penyakit misterius yang menyerang dan menewaskan hewan piaraan akibat kerusakan lingkungan oleh gencarnya pembangunan ekonomi.
b.      Tahun 1953 di Jepang, munculnya wabah minamata akibat pencemaran merkuri.

No comments:

Post a Comment

  • Loading...

    Translate This Site

    English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

    Twitter Updates

    Download Links

    Visitors

    Facebook Badge

    Alexa Rank